Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sulut Bongkar Strategi Pengawasan 2026, Bolmut Ungkap Kondisi SDM di Forum Resmi

12345

Hari ke-2 Pekan Konsolidasi Kelembagaan Bawaslu, Bawaslu Bolmut mengikuti kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara melalui Zoom Meeting, Selasa (27/01/2026).

Boltara - Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Zulkifli Densi, membeberkan sejumlah strategi penanganan pelanggaran pemilu sebagai instrumen penting dalam upaya penguatan demokrasi.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan materi dalam kegiatan Pekan Konsolidasi Kelembagaan Bawaslu yang diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) serta 14 kabupaten/kota lainnya, termasuk Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), pada Selasa (27/01/2026).

Zulkifli menjelaskan bahwa pada tahun 2026 fokus pengawasan Bawaslu diarahkan pada masa transisi pasca pemilu serentak, sekaligus persiapan menghadapi siklus demokrasi berikutnya.

“Strategi penanganan pelanggaran pemilu sebagai instrumen penguatan demokrasi pada tahun 2026 berfokus pada transisi pasca pemilu besar serta kesiapan menghadapi tahapan demokrasi selanjutnya,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, transformasi paradigma pengawasan menjadi kebutuhan penting yang harus segera dilakukan, salah satunya melalui penguatan pencegahan berbasis digital serta peningkatan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Penguatan kelembagaan, pengawasan partisipatif, serta fokus pada kesiapan operasional di tahun 2026 menjadi bagian penting dalam upaya penguatan demokrasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Zulkifli berharap seluruh jajaran Bawaslu di daerah dapat membangun sinergitas dengan berbagai elemen, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun masyarakat.

Ia juga menyoroti sejumlah tantangan dalam penanganan pelanggaran pemilu yang perlu dimitigasi secara serius.

“Beberapa tantangan dalam penanganan pelanggaran perlu dimitigasi melalui optimalisasi penegakan hukum berbasis digital, penguatan teknis dan prosedural, sinergi Sentra Gakkumdu, pengawasan partisipatif, serta pencegahan yang bersifat proaktif,” pungkasnya.

Sementara itu, kehadiran jajaran Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen lembaga tersebut untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kualitas pengawasan pemilu di daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Abdul Saddam Alamri, S.Kep, turut mempresentasikan situasi dan kondisi sumber daya manusia (SDM) Bawaslu Bolmut. Presentasi tersebut memaparkan komposisi personel, kebutuhan peningkatan kapasitas, serta tantangan pengelolaan SDM dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan, baik pada masa non-tahapan maupun menjelang tahapan pemilu berikutnya.

Melalui partisipasi aktif dalam forum konsolidasi ini, Bawaslu Bolmut berharap dapat mengimplementasikan berbagai strategi pengawasan dan penanganan pelanggaran secara lebih optimal pada masa non-tahapan hingga pelaksanaan pemilu dan pilkada mendatang.

Kegiatan Pekan Konsolidasi Kelembagaan Bawaslu ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran pengawas pemilu di Sulawesi Utara untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta memperkuat komitmen dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.

Foto : W_Dts
Penulis & Editor : R_Msr