Bawaslu Bolmut Ikuti Penguatan Kapasitas Pengelola Data Pencegahan Melalui Forum Pencegahan Online
|
Boltara - Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bolaang Mongondow Utara mengikuti kegiatan Penguatan Kapasitas Pengelola Data Pencegahan melalui Forum Pencegahan Online yang dilaksanakan oleh Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara secara daring, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut diikuti jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara, khususnya staf atau operator teknis yang bertugas melakukan penginputan data pencegahan melalui sistem Form Pencegahan Online.
Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Aldrin A. Christian, saat membuka kegiatan mengatakan, rakor teknis tersebut perlu menjadi perhatian seluruh jajaran, khususnya staf atau operator teknis yang bertugas melakukan penginputan data pencegahan di Bawaslu Kabupaten/Kota.
Menurut Aldrin, pengelolaan data pencegahan merupakan bagian penting dalam mendukung kerja-kerja pengawasan. Ia menambahkan, berdasarkan Peraturan Bawaslu Nomor 1 Tahun 2021, Sekretariat Bawaslu memiliki tugas memberikan dukungan administrasi dan teknis operasional terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu.
“Untuk itu, Aldrin berharap kegiatan penguatan kapasitas tersebut dapat meningkatkan pemahaman dan kompetensi jajaran dalam mendukung kerja-kerja pencegahan,” demikian disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Tim Biro Fasilitasi Pengawasan Pemilu (BFPP) Bawaslu Republik Indonesia. Hadir sebagai pemateri, Ketua Tim Sistem Informasi dan Analisis Data Biro Fasilitasi Pengawasan Pemilu, Komarudin.
Dalam paparannya, Komarudin menjelaskan bahwa Form Pencegahan Online merupakan salah satu instrumen yang digunakan Bawaslu untuk mendokumentasikan berbagai kerja pencegahan yang telah dilakukan oleh jajaran pengawas Pemilu.
Penggunaan sistem tersebut menjadi penting agar setiap aktivitas pencegahan yang dilakukan dapat tercatat dan terdokumentasi secara sistematis. Data yang telah diinput juga menjadi bagian dari dokumentasi kerja pengawasan yang dilakukan jajaran Bawaslu.
Dalam kegiatan tersebut turut dibahas sejumlah kendala teknis yang masih ditemui jajaran dalam proses penginputan data. Salah satunya adalah kendala gagal menyimpan data yang dapat disebabkan oleh kesalahan dalam memilih kategori tahapan.
Untuk kegiatan yang berlangsung pada masa non-tahapan, operator harus memilih kategori Non-Tahapan. Selain itu, ukuran file yang terlalu besar juga dapat menyebabkan data tidak berhasil disimpan sehingga perlu diperhatikan oleh operator saat melakukan penginputan.
Kegiatan ditutup dengan arahan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara, Steffen S. Linu.
Dalam arahannya, Steffen menekankan pentingnya ketelitian dan konsistensi jajaran dalam mendokumentasikan seluruh aktivitas pencegahan yang telah dilakukan.
Ia mengingatkan agar kerja-kerja pencegahan tidak hanya dilaksanakan, tetapi juga harus dicatat dan dilaporkan dengan baik. Menurutnya, dokumentasi yang lengkap akan menjadi bagian penting dalam menggambarkan kinerja pencegahan Bawaslu secara menyeluruh.
“Jangan sampai kerja pencegahan sudah kita lakukan, tetapi tidak terdokumentasikan dengan baik. Karena itu, penginputan ini harus menjadi perhatian bersama,” tegas Steffen.
Melalui kegiatan penguatan kapasitas ini, Sekretariat Bawaslu Bolmut diharapkan semakin mampu mendukung pengelolaan data pencegahan secara tertib, akurat, dan konsisten. Penguatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas dokumentasi kerja-kerja pencegahan dan pengawasan Pemilu di tingkat Kabupaten/Kota.
Editor : R Mansur