Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Bolmut Ikuti Training Fasilitator P2P Bersama Bawaslu Sulut

12345678

Koordinator P2P Bawaslu Bolmut saat mengikuti Arahan dari Anggray Sari Mokoginta, SP melalui Zoom Meeting. Rabu (06/05)

Boltara - Bawaslu Provinsi Sulawesi Utara menggelar kegiatan Rapat Koordinasi dan Training of Fasilitator Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang diikuti oleh jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-Sulawesi Utara melalui Zoom Meeting, Rabu (06/05/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) turut ambil bagian sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengawasan, khususnya dalam penguatan pendidikan pengawas partisipatif menuju Pemilu 2029 yang bermartabat.

Rapat koordinasi dan pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman fasilitator terkait strategi pendidikan politik dan pengawasan partisipatif kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah koordinasi dalam menyamakan persepsi serta langkah pengawasan di daerah masing-masing.

Kepala Bagian Pengawasan dan Hubungan Masyarakat, Anggray Sari Mokoginta, dalam arahannya menyampaikan agar pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta dilaksanakan secara maksimal oleh seluruh jajaran. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menyukseskan program Pendidikan Pengawas Partisipatif sebagai bagian dari penguatan demokrasi dan pengawasan Pemilu di Sulawesi Utara.

Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai metode fasilitasi, penguatan materi kepemiluan, teknik komunikasi publik, hingga strategi membangun partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan.

Bawaslu Bolmut menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini karena dinilai mampu meningkatkan kualitas fasilitator pengawasan partisipatif agar lebih aktif, edukatif, dan responsif dalam menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan semangat kolaborasi antara Bawaslu dan masyarakat semakin kuat dalam menciptakan proses demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.

Editor : R Msr